Aku
Aku tak tau apa yang ku suka darinya
Aku tak tau apa yang yang membuatku menangis untuknya
Aku juga tak tau mengapa ku biarkan dia mengambil segala rasa dan menghuninya
Mungkin benar katanya “Tau apa kamu tentang diriku ? “
Aku memang nyaris tak mengenalinya
Karena Aku cuma bisa merasa
Tapi aku tau apa yang ku mau
Yang ku tau dan ku mau cuma Satu !
Aku cuma mau DIA !
Disini...sama aku..terus..terus dan seterusnya…
karena aku tau hidupku utuh karena dia
dahaga dan laparku tiada karena dia
letih dan kesalku musnah karena dia
aku jatuh juga karena dia
Tapi dia cuma mau berdiri disana..Di tepian telaga
Menatapku dari jauh hingga telaga itu diselamatkan tepian telaga yang lain.
Cuma itu ternyata rasa yang dia punya untuk telaga yang dia puja.
Sang telaga yang dia sebut tlah dia temukan setelah sekian waktu menghilang.
Cuma itu saja !
Lalu bagaimana aku bisa menunggu ?
Apa yang mesti ku tunggu ?
Pun, dia berkata tidak mampu dan tidak punya perahu untuk mengelilingi setiap jengkal telagaku.
Dan aku tak mau itu !
Aku tak percaya itu !
Aku tak percaya pada ketidak mampuan.
Aku percaya pada kemauan yang bisa mengalahkan ketidakmampuan !
Dan itu Aku !! Aku !!! Sang kepala batu !!!
Aku tak tau apa yang yang membuatku menangis untuknya
Aku juga tak tau mengapa ku biarkan dia mengambil segala rasa dan menghuninya
Mungkin benar katanya “Tau apa kamu tentang diriku ? “
Aku memang nyaris tak mengenalinya
Karena Aku cuma bisa merasa
Tapi aku tau apa yang ku mau
Yang ku tau dan ku mau cuma Satu !
Aku cuma mau DIA !
Disini...sama aku..terus..terus dan seterusnya…
karena aku tau hidupku utuh karena dia
dahaga dan laparku tiada karena dia
letih dan kesalku musnah karena dia
aku jatuh juga karena dia
Tapi dia cuma mau berdiri disana..Di tepian telaga
Menatapku dari jauh hingga telaga itu diselamatkan tepian telaga yang lain.
Cuma itu ternyata rasa yang dia punya untuk telaga yang dia puja.
Sang telaga yang dia sebut tlah dia temukan setelah sekian waktu menghilang.
Cuma itu saja !
Lalu bagaimana aku bisa menunggu ?
Apa yang mesti ku tunggu ?
Pun, dia berkata tidak mampu dan tidak punya perahu untuk mengelilingi setiap jengkal telagaku.
Dan aku tak mau itu !
Aku tak percaya itu !
Aku tak percaya pada ketidak mampuan.
Aku percaya pada kemauan yang bisa mengalahkan ketidakmampuan !
Dan itu Aku !! Aku !!! Sang kepala batu !!!

0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home